Keintiman dapat di bangun dengan obrolan, pelukan, ataupun ciuman Kebanyakan pria berpendapat bahwa istrinya lebih menarik ketika hamil Halo Sahabat Dokterpedia, Jumpa lagi bersama saya pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Amankah berhubungan intim pada saat hamil. sebelum kita bahas lebih lanjut, pastikan kalian sudah like dan juga subscribe channel kita ya
Sahabat
Dokterpedia, jika kehamilan kamu normal dan tidak mengalami masalah apa pun, melakukan hubungan intim saat hamil tergolong aktivitas yang aman. meski demikian, ada beberapa hal yang
harus kalian perhatikan perubahan
kondisi tubuh di awal kehamilan, seperti perubahan hormon, pengerasan payudara,
rasa mual, naik turunnya emosi dan kelelahan dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan
intim dengan pasangan saat
kandungan membesar, hasrat mungkin tetap turun karena sakitnya punggung dan juga bertambah
berat badan yang dirasakan oleh wanita namun, ternyata pada sebagian wanita, dapat terjadi peningkatan hasrat yang
berkaitan dengan peningkatan produksi hormon. jadi, kondisinya bisa saja berbeda-beda ya. jika kehamilan kamu normal, berhubungan intim dengan pasangan
tercinta saat hamil tidak akan membahayakan
Sahabat
Dokterpedia, Ini
ada beberapa fakta yang layak kamu ketahui yang pertama, yaitu bayi kamu terlindungi oleh
cairan ketuban di dalam rahim yang kuat, sehingga aktivitas berhubungan intim tidak
akan membahayakan. perlindungan
ini dibantu dengan otot rahim serta
lendir tebal yang menutupi mulut rahim untuk menghindarkan infeksi penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi
yang
kedua, semua posisi hubungan intim saat hamil umumnya adalah aman selama kamu merasa nyaman, kamu dapat mencoba menyesuaikan posisi dengan perubahan perut yang kian
semakin membesar.
yang
ketiga, umumnya, keguguran tidak diakibatkan karena melakukan hubungan intim, tapi karena pertumbuhan janin yang
tidak normal. jadi
komunikasikan perubahan yang kamu rasakan pada tubuh dan emosi kepada pasangan, sehingga kalian berdua dapat mencari
cara terbaik untuk melakukan hubungan intim tersebut. disamping itu, komunikasikan juga jika
kamu sedang merasa tidak nyaman untuk berhubungan intim karena keintiman dapat dibangun lewat
obrolan, pelukan dan juga ciuman perubahan bentuk tubuh juga membuat kamu mungkin
tidak lagi percaya diri ketika berhubungan intim. padahal, kebanyakan pria berpendapat bahwa
istrinya menjadi lebih menarik secara saat hamil. sahabat dokterpedia, walaupun umumnya aman, namun ada kondisi yang membuat kamu
dan juga pasangan kamu perlu membatasi, bahkan menghindari hubungan intim saat hamil,
keadaan apa sajakah itu ? yang
pertama, hindari berhubungan intim jika pasangan kamu sedang memiliki penyakit
menular berbahaya seperti
herpes oral, penyakit menular seksual atau HIV. selanjutnya, hindari juga jika kamu pernah
mengalami perdarahan berat di masa kehamilan. karena dalam kondisi ini, berhubungan dapat
meningkatkan risiko perdarahan berat. selanjutnya, yaitu hindari hubungan saat
ketuban pecah karena dapat meningkatkan risiko infeksi. Sahabat Dokterpedia, berhubungan saat
hamil juga dianjurkan dibatasi saat mengandung bayi kembar. dan tunda berhubungan jika kamu
mengalami plasenta previa karena berisiko menyebabkan perdarahan. kram setelah berhubungan intim saat hamil
adalah hal normal. namun,
periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika kamu mengalami perdarahan disamping itu, segera periksakan ke
dokter jika
kamu mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina
jadi,
kesimpulannya berhubungan intim pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada
kehamilan tersebut jadi,
jika ragu maka kamu bisa konsultasikan langsung ke dokter ya. sekian dulu informasi kita kali ini,
semoga bermanfaat. jangan
lupa kalian like, share dan komentar, terima kasih, sampai berjumpa kembali.
No comments: