Hai sahabat dokterpedia, jumpa lagi dengan saya Pada kesempatan ini, saya akan berbagi tips tentang bagaimana cara melahirkan normal tapi tanpa jahitan. Memiliki anak merupakan anugerah yang sangat membahagiakan, namun, banyak calon ibu merasa takut saat akan menghadapi proses melahirkan.
Ada beberapa
tips yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya robekan saat melahirkan, Apa saja tipsnya ? Simak selengkapnya. Saat melahirkan normal, area perineum
(area disekitar vagina dan anus) mengalami peregangan, Namun, peregangan ini bukan berarti tidak akan menyebabkan
robekan pada perineum, ada
beberapa keadaan yang mengharuskan dokter untuk melakukan jahitan pada perineum
yang robek, yaitu, pada robekan
derajat 3 dan 4, sedangkan pada
robekan derajat 2 bukan, tidak dilakukan jahitan, tapi kita bisa memilih apakah dilakukan jahitan atau tidak, karena, pada robekan derajat 2, jika
dilakukan jahitan maka proses penyembuhannya akan lebih cepat, tapi, jika tidak dilakukan jahitan juga
tidak apa, karena akan mengalami proses penyembuhan sendiri, tapi membutuhkan proses atau waktu yang
lebih lama, hanya saja, ibu tidak
akan merasakan sakit dari jahitan tersebut.
Ada beberapa kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya robekan pada
perineum, contohnya, pada
persalinan pertama, kondisi bayi
lahir tidak normal, bayinya
terlalu besar ataupun karena melahirkan menggunakan alat seperti forsep dan
vakum,
jadi,
bagaimanakah tipsnya agar bisa melahirkan normal tapi tanpa jahitan. Yang pertama adalah pastikan kamu
menjalani program hidup sehat selama masa kehamilan, pola makan sehat dan vitamin yang cukup akan membuat kulit dan
jaringan berfungsi secara optimal, lakukan
pula olahraga khusus ibu hamil dan senam kegel, sehingga bisa membantu membangun tubuh yang kuat dan untuk merelaksasi sehingga bisa mengurangi stres saat
masa kehamilan
Yang kedua
adalah melakukan pijat pada perineum, pijatan
pada area ini akan membuat otot-otot yang ada disekitarnya menjadi lebih
fleksibel, sehingga akan
mempermudah saat proses persalinan nanti,
pijatan pada area perineum ini dapat dilakukan sejak minggu ke 34 dan untuk mendapatkan hasil yang
optimal, kamu bisa melakukannya seminggu 2 kali.
Yang ketiga
adalah menggunakan pelumas, manfaatkan
pelumas berbahan dasar minyak mineral yang dihangatkan, sehingga dapat mengurangi gesekan dan dapat mempermudah bayi
keluar. Selanjutnya adalah menjaga
agar perineum tetap hangat, kondisi
hangat akan membuat aliran darah meningkat dan dapat melemaskan otot-otot
disekitar perineum, kamu bisa
bantu dengan meletakkan handuk ataupun kain hangat pada perineum, dan jika memungkinkan, kamu bisa minta
bantuan perawat saat melahirkan untuk
meletakkan handuk hangat pada perineum dengan sedikit ditekan, untuk menghindari terjadinya robekan
saat kepala bayi keluar.
yang terakhir
adalah mengatur pernafasan, saat
melahirkan kamu akan dipimpin oleh perawat atau dokter untuk mengatur
pernafasan dan mengatur kapan
waktunya mengejan, hal ini akan
sangat membantu proses persalinan, karena
dengan pola pernafasan yang teratur dan baik akan membuat pergerakan atau proses keluar bayi menjadi lebih
lembut dan perlahan, sehingga hal
tersebut dapat mencegah terjadinya robekan pada perineum. Demikian pembahasan ini, semoga tipsnya
bermanfaat. Jika kamu memiliki
pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar, jangan lupa like dan subscribe ya Terima kasih.
No comments: